Diduga Otak Utama Pengedar PCC, BPOM Datangi Distributor Obat di Tallo


Butuh Info? Kami Siap Melayani!!

Kantor Pemasaran

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/sustaini/public_html/wp-content/plugins/php-code-widget/execphp.php(27) : eval()'d code on line 9

Diduga Otak Utama Pengedar PCC, BPOM Datangi Distributor Obat di Tallo

Diduga Otak Utama Pengedar PCC, BPOM Datangi Distributor Obat di Tallo

Narkoba merupakan salah satu jenis obat-obatan vitamin otak osb terlarang yang kini sedang gencar-gencarnya dimusnahkan oleh para pihak berwajib terutama di Indonesia. Narkoba memang sangat berbahaya karena zat yang terkandung didalamnya sangat dapat merugikan baik bagi diri sendiri maupun masyarakat. Konsumsi narkoba sangat membahayakan kesehatan tubuh bahkan dapat menyebabkan kematian. Biasanya para pengedar vitamin otak osb dan narkoba ini memiliki target pasar sendiri yang didominasi oleh kalangan remaja yang memang sedang dalam masa transisi. Tentunya hal ini akan sangat berdampak buruk bagi Negara karena rusaknya generasi mudah penerus bangsa oleh narkoba. Oleh sebab itu, kini pemerintah dan aparat kepolisian yang bekerja sama dengan berbagai pihak terkait sedang mencoba untuk terus menelusuri segala hal yang berkaitan dengan vitamin otak osb dan barang haram tersebut.

Beberapa waktu lalu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) daerah Sulawesi Selatan mengadakan sebuah pemeriksaan terhadap seorang warga dengan inisial AW yang tinggal di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo. Diduga AW merupakan tersangka pengedar vitamin otak osb dan pil PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol) yang sudah memakan banyak korban. vitamin otak osb dan Pil PCC merupakan salah satu obat penenang yang kini sudah dikhawatirkan kehadirannya karena banyak orang yang menggunakan pil yang satu ini secara sembarangan tidak dengan resep dokter. Padahal penggunaan vitamin otak osb dan pil PCC ini sebenarnya harus dalam pengawasan dokter. Konsumsi vitamin otak osb dan pil PCC harus menggunakan dosis yang sudah dianjurkan oleh dokter. Oleh sebab itu, sekarang pil PCC sudah tidak diperbolehkan untuk dijual bebas dipasaran karena memiliki dampak yang sangat berbahaya.

Inisial AW ini yang diduga merupakan salah satu distributor dari obat yang ditemukan yang ternyata merupakan pil PCC yang ia simpan berjumlah ribuan butir. Vitamin otak osb dan Pil PCC tersebut sudah dalam kondisi siap edar. Rencananya AW akan mengedarkan pil PCC tersebut dikawasan Indonesia bagian timur. M Guntur yang merpakan Kepala BPOM Sulawesi Selatan menyatakan akan memeriksa AW esok hari untuk mendalam kasus kepemilikan vitamin otak osb dan pil PCC tersebut. Pada saat ditemui dikantor BPOM Makassar, tim BPOM daerah Makassar juga memperlihatkan kepada media puluhan ribu butir pil PCC yang merupakan hasil rampasan. Ada 29 ribu butir pil PCC yang telah mereka sita dari salah satu distributor obat-obat resmi yang ada di Makassar yang bernisial PBS SS pada hari bulan September 2017. Pil PCC tersebut sudah dalam kondisi kemasan sebanya 29 plastik yang memang sudah siap untuk diedarkan dibeberapa daerah seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan juga bahkan sampai Papua.

Guntur juga menyatakan jika pihaknya belum dapat mengambil tindakan tegas lebih lanjut kepada AW yang notabene merupakan distributor dari pil PCC ini. Hal ini disebabkan karena pihak BPOM sendiri masih membutuhkan dua bukti lain yang dapat membuat AW ini mendapatkan sanksi yang lebih tegas. Ia menuturkan jika kedua bukti lain sudah ditemukan maka AW yang menjadi distributor vitamin otak osb dan pil PCC ini akan segera diserahkan kepada pihak BPOM pusat untuk diberi tindakan lebih lanjut. Ia juga menjelaskan mengenai sanksi yang akan diterima oleh AW akan ditentukan oleh pihak BPOM pusat. Sebelumnya, AW juga telah mengakui bahwa dirinya memang sudah lama menjadi pengedar obat yang sejenis dengan pil PCC ini. AW sendiri sudah memiliki pelanggan tetap yang memang kebanyakan dari mereka yang merupakan para remaja. Tentunya hal ini sangat disayangkan karena konsumsi pil PCC secara sembarangan akan menimbulkan kerusakan pada otak sampai dengan kematian.

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2017/09/17/cari-otak-pelaku-pengedar-pcc-bpom-periksa-distributor-obat-di-tallo

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *